“Kamu sama siapa kesini?” tanyanya.“Sama teman-teman. Kamu sekarang aku culik dan akan kujadikan budakku. Bokep Karena aku tak kuat minuman alkohol, jadi kupesan coca-cola. Ia pun kemudian berjalan ke kamar mandi membersihkan dirinya. Enak dan nikmat hisapan itu. Sebaiknya kamu nurut aja” katanya sambil mengejek namun terlihat paras muka yang memohon.Kutanya, “Buat apa pakai di ikat-ikat segala? Sakit rasanya terikat semalaman. Kamu sekarang aku culik dan akan kujadikan budakku. Kulihat Mei Mei berjalan keluar kamarnya sambil membawa sebuah tas. Kubuka kedua mataku dan kulihat Mei Mei sedang menghisap penisku yang sudah berdiri tegak dan keras. Aku juga sudah tahu nomor telpon dan alamat kantormu dari kartu nama yang ada di dompetmu”.Aku tidak bisa berkata apa-apa kecuali mengiyakan permintaannya.




















