aaahh!!” Desahnya.Tidak berapa lama, penis didalam mulut Fella menyemburkan spermanya. Berikutnya, dengan sekali hentakan, robeklah bra putih yang dikenakan Fella memperlihatkan dua gundukan indah dengan puting berwarna kecokelatan. Bokepi spermanya muncrat dengan deras dan sebagian mengenai wajah Fella.“Ah…. “Aaaa.. Kebetulan tuh, sebentar lagi kesini.”Fella dan Nina mengiyakan tawaran itu karena memang penasaran seperti apa muka pacar si Wiwin.Beberapa saat kemudian, kembali terdengar bunyi bel. Kalau yang ini Fella mengerti bahwa artinya terima kasih, ia pun membalas senyuman bapak itu, sementara Nina hanya memperhatikan dari tadi.Sebelum sempat membalikkan badan, Fella merasakan ada tangan yang menyenggol paha bagian belakangnya.




















