Hendy mengerti maksudku, sehingga dia berhenti meminta. Bokepi sedangkan aku, jangankan baca begituan, baca novelpun bosenan, novel Dilan 1991 pun baru setengahnya aku baca dan gak dilanjut. Namun, keadaan mulai berubah ketika aku mengenal seorang pria yang kutemui dari salah satu media sosial “pencarian jodoh”.ring~
Kulihat notifikasi hpku, dan kudapatkan *matched* dengan Hendy. Selamat malam teruntuk kamu yang mungkin saat ini sedang merebahkan diri, melepas lelah dari segala penat dan kejenuhan hari. Hendy mengerti maksudku, sehingga dia berhenti meminta. Kemudian, lamunanku tertuju ke Hendy, mengingat semalam kami sempat video call, dan omongannya mulai nakal,“chel, bibir kamu sexy ya”, katanya
“masa sih, biasa aja ah..”, jawabku
“iya pengen nyium”, ucapnya sambil senyum maluPikirku dia bercanda, tapi melihat senyumnya yang sungguh memikat hati itu, akupun jadi tersenyum malu.“hhmm..




















