Ahh.. Kami sudah demikian hanyut dalam kenikmatan sampai dua SMS yang masuk ke HP-ku pun tidak mengusik kami. Bokepi Terus!!” desahku sesekali menggigit bibir bawah.Lagi enak-enaknya terbuai tiba-tiba HP-ku berbunyi, sehingga Felix berhenti sejenak melihat asal suara.“HP lu tuh Ci, mau diangkat?” tanyanya.“Udah ah biarin aja.. Geli Ci.. Kaget tau!” tersentak kaget dengan gerakan agresifku.Aku tertawa cekikikan karena reaksinya, dasar amatiran, lucu banget ML sama yang model ginian. Bagus kalau gitu di kost gua aja gimana?” jawabnya antusias dengan tawaranku.Singkat cerita, setelah selesai perkuliahan yaitu jam sebelas, aku mengikutinya ke kostnya, dari kampus kami jalan kaki sekitar sepuluh menit.Tidak banyak orang di sana, mungkin karena pada jam-jam seperti ini masih banyak yang kuliah, hanya nampak seorang anak muda sebagai pembantu, seorang ibu setengah




















