Kami bagaikan mayat telanjang yang terbaring berdampingan di atas tempat tidur. Apa jadinya kira-kira jika istrimu tahu soal pertemuan kita di wisma ini. Bokepi Bahkan ia sempat menghentikan makannya sejenak.“Siapa itu tadi Kang, mau apa dia dan apa urusannya denganmu?” tanya istriku serius sekali, bahkan nampak ada rasa cemburu di wajahnya.“Oh, itu tadi teman lamaku yang baru pulang dari Jakarta. “Aku juga demikian sayang. Hingga akhirnya seorang lelaki seusiamu melamarku lalu aku terima menjadi suamiku. Maklum daerah tempat tinggalku terlalu jauh dari sini, sehingga sulit sekali kita saling bertemu” katanya sambil tersenyum seolah gembira sekali.Aku langsung duduk di tepi rosban yang dilapisi kasur empuk, sementara sambil ia teruskan pembicaraannya, Sari berjalan ke arah pintu lalu menutup serta menguncinya dengan rapat seolah ia tidak




















