oooouuhhh….mmmeeemmeekk…. Bokepi sssstttt…!!!”. Entah kenapa aku selalu saja terangsang apabila mencium bau keringat mbak Merry.Memang mbak Merry terkenal dengan kegenitannya di pabrik. Mbak Merry pun bangkit dan mengambil nampan yang tadi disimpannya di meja.“Kalau gitu saya permisi ya Pak, kalau ada apa-apa kasih tau aja ya..”. Saya menyinggung mbak ya?”. kkkoonnnttooolll…. mmmaaauuuu…. aaaahhhh…aaaauuuhhh….!!”. Mbak Merry menghentikan ciumannya dan menarik kepalanya kebelakang. Dan memang posisi ini jauh lebih enak dibandingkan pada saat kami melakukannya di atas kursi. Bahkan terkadang akibat kegenitannya itu dia sering terlihat bertengkar dengan suaminya. Mbak Merry kembali berkata ,”Saya malu Pak, saya kan Cuma penjaga kantin, trus disamping itu saya takut keterusan….”.




















