Aku angkat kedua kaki Ira keatas pahaku, kemudian kaki kanannya aku sandarkan disandaran sofa. Ira menatap kaca dan merintih lirih ” ……. Bokep Dengan tangan kanannya Iwan mulai melepaskan kancing baju atas Ira satu persatu. “‘Wan, …. I’m coming …Ira “, teriakku sambil meremas kencang toket Ira.Kudekap Ira dengan kedua lenganku, sedangkan Iwan dengan ritme yang pelan tetap masih mengentot Ira, Ira sudah tidak mampu lagi untuk membuka matanya, bibirnya terkatup menahan rasa nikmat. Aku berpikir bahwa kini sudah saatnya untuk aku memulai berinisiatif “menyerang” Ira.Tanganku mulai mengelus paha putih Ira, Ira melirik kepadaku dan tersenyum cantik sekali. ampun…..ampun mas…….. Rintihan, teriakan dan gerakan Ira luar biasa sekali, Ira benar-benar menikmatinya.Ira merintih, ” ohhhhhhhhhh, I’m coming again…… shhhhehhhhh,…aaddduuuuhhhh, aaacchhh …” , melihat Ira




















