“Dari mana Pak dan cari siapa,” tanya wanita itu. Akhirnya saya putuskan untuk mencoba mengintip dari samping rumah.Melalui sela-sela jendela di samping rumahnya itu, saya sekilas melihat ada kilatan cahaya dalam ruangan tamu, tapi saya belum mengetahui dari mana sumber kilatan cahaya itu. Bokepi Tunggu saja sebentar,” jawabnya seolah tidak menghendaki saya pulang dengan cepat hanya karena Azis tidak di rumah.“Kalau ke kampung biasanya jam berapa tiba di sini,” tanyaku lebih lanjut.“Sekitar jam 8.00 atau 9.00 malam,” jawabnya sambil menoleh ke jam dinding yang tergantung dalam ruangan itu. Saya tetap berusaha untuk memastikannya. Hitung-hitung sebagai panggilan adik sendiri,” jawabku memberikan kebebasan.“Terima kasih Kak atau Mas atas kesediaan dan keterbukaannya” balasnya.Setelah selesai makan, aku lalu berjalan keluar sambil memandangi sudut-sudut ruangannya dan aku sempat




















