Setelah 5 menit, tampak tubuh Nyonya Restuwati bergetar, tanda-tanda bahwa ramuan
perangsang sudah mulai bekerja. Ia kemudian meneguk air teh dalam gelas seng yang besar di mejanya. Bokepi Jembutnya aja ditata.Wanginya juga beda, batin Mbah Sukmo sesaat setelah melihat vagina Nyonya Restuwati. Mulailah Mbah Sukmo komat-kamit sambil melempar kemenyan pada pembakarannya. Mbah Sukmo kembali berujar, “NyonyaRestuwati tidak usah kuatir. Edan, orang kaya emang beda. Tubuh Mbah Sukmo mulai menegang. “Kamu dan puterimu harus total mengikuti ritual yang akan saya siapkan. Rupanya inilah kali kedua Restuwati mendapat orgasme hebat di dipan kayu ini.




















