aku menduga ia mengucapkan kata-kata tersebut.Im her husband. Tangan pria itu (sebut saja si Kumis) mengeluarkan satu kantong berisi bubuk hitam dari dalam koper.What is this? Bokep Teriakanku disambut dengan tamparan keras pada pipi kananku. Tangan si Brewok menahanku ketika aku hendak mengikuti Sherly. Dan ia mulai menangis terisak-isak sambil mengenakan pakaiannya.Setelah selesai mengenakan seluruh pakaian kami, aku memeluk istriku yang masih menangis. Istriku memang agak penakut dan kurang berani mengungkapkan pendapatnya pada orang lain. Si Kumis masih saja mengacak-acak koper itu seakan mencari sesuatu yang hilang. Walau aku hanya dapat menangkap sepenggal kalimat (may pass), namun aku yakin bahwa ia menyuruh kami mengenakan kembali pakaian kami dan memperbolehkan kami untuk melanjutkan perjalanan kami.Awalnya aku tak mempercayai pendengaranku (dan tafsiranku terhadap kata-katanya).




















