Gairah semakin memuncak ketika pak Dani mengecup putingku serasa mau lepas. Bokep Pak Lurahpun menegtahuinya aku dipanggil dengan pak Dani. Jika aku tidak mau dipindah taruhanku adalah dipecat maka aku menuruti semua yang diperintahkan kepala dinasku. Dia remas-remas payudaraku , kedua tanganya memegang payudara kanan dan kiriku. Dari atas turun lipatan demi lipatan dia buka dengan jemarinya,“ooouugghhhh…aaahhhhh…aaaaaaahhhh…ougghh pak…nikmat pak….aaaaaahhhhh……”Dia menjilati selakanganku ohh nikmat sekali. Ya lumayan penghasilanku bertambah jika kantor desa aktif setiap harinya. Aku yang hanya pasrah dibuat lemas oleh pak Dani. Aku menjawab apa adanya, pak Dani duduk namun semakin mendekati aku,“kamu cantik ya bu bidan…” sambil tangannya mengelus rambutku.“aahhhh…Pak Dani bisa aja sih…”
“iya kok bu ..




















