Aku hisap sesaat kemudian aku pindah ke payudara kiri untuk memperlakukan hal yg sama.Sepertinya mbak Femi tdk sabar, kemudian dia menarik tanganku dan menekan telapakku kearah payudaranya yg bebas. “Nanti aja mbak” jawabku. Bokepi Mbak Femi tersenyum kemudian memelukku erat seperti tdk mau dilepaskan.,,,,, “Enggak apa-apa kok mbak” jawabku sambil memutar badanku. Aku loloskan tanganku kedalam kaosnya mencoba melepas kait branya dari belakang. Sepertinya cukup berhasil, wajahnya sedikit menurun ketegangannya. Dia mencoba menekannya sekali lagi, tapi tetap aku tahan, dia semakin frustasi. Aku cium keningnya sekali lagi kemudian aku kecup kedua pipinya.




















