Baru kali itu aku merasakan enaknya,serasanyaman dan pengen tidur aja jadinya. Ayolepas … ayo lepas …”. Bokepi Tante ngga mau celana dalammu dulu. Suara erangan dan desahan-nya makinterdengar panas saja di telingaku. Saat itu aku memanggilnya tanteTina. Kalimattante Ani ini masih menggantung bagiku,seakan-akan dia ingin mengatakan sesuatu yangmenurutku sangat penting. Bernas mau nggatemenin tante?”.“Emang tante mau makan di mana?”“Tante sih mikir Pizza Hut.”“Males ah ogut kalo Pizza Hut.”“Trus Bernas maunya pengen makan apa?”“Makan di Muara Karang aja tante. Seingatku waktuitu ada BMW,Mercedes,dan mobil kijang. Lukisanyang berbobot tinggi,dan aku yakin pasti bukanbarang yang murahan.“Itu tante beli dari seniman lokal waktu tante keBali tahun lalu” kata tante Ani memecahkansuasana hening sebelumnya.“Bagus tante.




















