Sudah jam 1 pagi. Bokep Tanganku memijat tubuhnya, memijat kepalanya dan mencumbu hidung, pipi, leher, payudara dan kemudian perutnya. Sambil bermain dan bernyanyi, matanya menatapku. Memperhatikan kebutuhannya.Aku sangat terkejut ketika tiba-tiba pintu kamar terbuka. Bagaimana?”“Okay.. Oh ya, baru kali ini aku melihat penyanyi jazz wanita yang bisa bermain keyboard. Wah.. Segera kuraih tubuhnya dan kupeluk. Suaramu sexy.. Kamu bisa main piano yah?” Felicia tampak terkejut. Apakah begini rasanya perawan? Aku ditolak.“Katanya mau ke kamar mandi?” tanyannya sambil tersenyum. Dengan santai dia tersenyum.“Maaf.. Kau dimana, Felicia?”“Hi Boy. Oh ya, kamu suka jazz juga ya?”“Hampir semua musik aku suka. Bukan rayuan kok. Felicia menggelinjang geli. Perlahan ujung lidahku mendekati putingnya. Biarlah. Aliran air yang membasahi rambut, wajah dan seluruh tubuh, membuat tubuh kami makin panas.




















