Kutindih Aryo di tempat tidurku, dan tanganku mulai mengusap-usap perutnya, dadanya. Bokep Ia menggeleng perlahan sambil memandangi wajahku. “Masuk aja, dia ada di kamarnya”, kata kakaknya sekali lagi.Kemudian aku segera masuk, menaiki tangga, dan Aryo mengikutiku dari belakang, kuketuk pintu kamar DJ. “Gimana Den? Lalu ia mengulum kemaluanku yang berbulu. “Eh DJ, aku mo dipinjemin yang mana nih?” tanyaku. “Gini lho Aryo, ‘ntar malam Mama ke Palembang sama Papa kamu. Kok kelihatannya sedang ngobrol serius?”
“Ah, kamu ini!”, kata Tante Ida, “Selalu saja pengen tahu urusan orang.”
Aku hanya tersenyum sambil memandangi bocah kelas 2 SMU itu. Tante mau nitip si Aryo ke kamu, soalnya Tante pergi dengan Oom, dan si Aryo nggak Tante ajak, kan dia harus sekolah.”Kemudian tiba-tiba Aryo nyelonong masuk kamar.




















