Di dalam BH itu tangan Dudu memilin dan memelintir puting susu Dina, dengan cara itu Dina secara naluri seksnya terbangkit dan membiarkan tindakan sang dukun yang memang kelewatan dari tugasnya itu, Dina hanya diam. Bokepi Sang dukun berkata, “Bu Dina, jimat ini akan saya pasangkan pada kamar Ibu nanti malam,” sedangkan Dina merasa khawatir, bagaimana jika calon suaminya pulang. Di lubang kemaluan Dina, jari tangan sang dukun terus mengorek-ngorek isi kemaluan Dina sehingga Dina merasakan ia akan menumpahkan air surgawinya saat itu. jimat itu mula-mula ke kulit muka Dina lalu turun ke leher jenjang dan ke dada yang masih tertutup BH.




















