Suamiku terus menggenjot memekku maju mundur dengan ganasnya. Dan sebagai istri aku juga siap setiap saat melayani sex dari suamiku, sudah menjadi kewajiban seorang istri melayani kebutuhan sex bagi suaminya. Bokepi Dan tiba-tiba saja dia berhenti memijatku lalu duduk dikasur,“Kog berhenti Pah…baru enak-enaknya jugaaa…” kataku agak kesal.“Bentar donk Mah, biarkan aku istirahat sebentar saja….” Jawabnya.“Oke deh Pah…jangan lama-lama istirahatnya Pah…” kataku sambil tetap tengkurap dan memejamkan mataku.“Beres Mah….” jawabnya singkat.Setelah beberapa saat istirahat diapun kembali naik ke paha belakangku lagi dan mulai memijat kembali. Kadang aku merasa geli ketika dia mengurut bagian paha dan pantatku.“Aarrhhh..geli Paahhh…hehehee…enak campur geli maksudnya…” desahku karena kegeilan bercampur enak karena dipijat.“Udah nikmatin aja Maaahhh…oya ngomogn-ngomong semakin hari semakin montok aja kamu Mah, bokongmu tambah gede bikin Papa jadi




















