“Eh, tunggu dulu, aku percaya padamu, tapi bila kau menipuku aku tak segan menurunkan tangan kasar walau pada makhluk cantik sepertimu,” ujar Joe khawatir gadis itu tidak berbohong sambil melempar gulungan surat yang diambil dari balik pakaiannya.Surat itu melayang ringan ke arah gadis cantik itu dan tiba-tiba dalam jarak 1 langkah surat itu berhenti dan dalam posisi tertahan di udara surat itu terbuka di depan wajah gadis itu. sambil garuk-garuk rambutnya yang tidak gatal dengan warna agak pirang kemerahan itu.“Baik, aku akan menunjukkan wujudku tapi kau harus janji untuk jawab pertanyaanku dengan jujur,” suara tanpa wujud itu sedikit melunak. Bokepi Dengan sedikit kesal dilepaskannya penis Joe dari mulutnya.




















