“Ya sudah, kalau Abi sibuk, Ummi naik bis umum saja, mudah-mudahan nggak pingsan di jalan,” jawab isteriku. Bokepi Ucap isteriku kalem.“Iya. Sayur sop rasanya manis bak kolak pisang, sedang perkedelnya asin tak ketulungan.“Ummi… Ummi, kapan kamu dapat memasak dengan benar? Namun, kemudian terlihat perlahan bibirnya mengembangkan senyum. “Ah…wanita gampang sekali untuk menangis,” batinku. Piring-piring kotor berpesta-pora di dapur, dan cucian, wouw! Sementara teman-temannnya bersepatu bagus.“Maafkan aku Maryam,” pinta hatiku.“Krek…,” suara pintu terdengar dibuka. “Ah…wanita gampang sekali untuk menangis,” batinku. Kulihat dua ukhti berjalan melintas sambil menggendong bocah mungil yang berjilbab indah dan cerah, secerah warna baju dan jilbab umminya.




















