Kalau dulu aku yang aktif, sekarang gantian bibi yang aktif. Ehm, aku jadi tak tahan. Bokepi paman melontarkan ide gilanya.Iih, paman, gak berani ah. Cepat aku melepas celana. ancamnya.Beres, paman. Bayangkan, bibi yang selama hampir dua bulan kupaksa untuk melihat kontolku, kini malah dengan senang hati memelototinya tanpa kuminta.Bi, udah ah. Kalau kamu sih, gak apa-apa. Boleh ya? aku melenguh keenakan saat batangku terbenam seluruhnya. Sebenarnya paman menyayangi semua keponakan, tapi perasaanku mengatakan, aku jauh lebih disukai dibanding anak-anak lain. Kukira dia mau mengajakku nonton dan ngocok, seperti biasa. Ketika semua mencemooh, pamanlah yang berusaha menenangkan hatiku. Kulit bibi tampak putih sekali, begitu bercahaya di tempat yang setengah gelap itu. bibi melambaikan tangannya yang lagi memegang serbet.Aku pun mendekat. kata paman, matanya tampak




















