Tidak terasa bagian bawahku mulai berontak. Bokepi Pada waktu KKN di suatu daerah terpencil di Jawa Tengah (Di suatu desa kecil yang belum terjangkau angkutan dari arah kota, bahkan untuk mencapai jalan raya yang dilalui mobil angkutan, harus berjalan kaki selama 2 jam), kukira warganya masih terbelakang dan kurang pergaulan. Ah Dik Windu bisa aja, mikiran apa sih kok ngacungngacung kayak gitu, kali ini Mbak Yati mau melihat terpedoku, aku bahagia sekali. Maklum di salah satu dusun, yang dihuni sekitar 100 keluarga, hanya satu yang mempunyai TV dengan menggunakan aki. Kok sepi Mbak, kemana anakanak lain. Ketika kurogoh dari bawah dasternya, ternyata ia tidak memakai celana dalam. Dik Windu bisa aja, pake diukurukur segala, kupegang pundaknya, dan dia diam saja.




















