Nggak mau ambil start duluan, aku coba memancingnya dengan memainkan jari2ku di sekitar Pnya, perlahan tapi pasti kubuka resleting celana 3/4nya itu, kudekatkan bibir merah mudaku dan mulai menjilat ujung kepala lolipop kesayanganku itu.“sayang, sayang.. hahay~5menit kemudian pesananan minuman kami datang, hujan semakin deras dan tak disangka-sangka bilik tempat kami beristirahat bocor gentengnya *sedih*. Bokep nggak sayang diluar aja” tolakku.. . masukin lagi makin dalem . “sakit sayang?”
“iyya sakit enak sayang. Awalnya sih ga ada pikiran buat berhenti di warles satu ini. kamu takut pengen ml?” tanyanya basa-basi, aku yakin sekali dia memang sengaja membuatku bernafsu dia tau benar caranya memancing nafsuku dalam waktu singkat, wajar saja sudah 3tahun lebih aku dan dia saling memuaskan 1 sama lain.“enggak sayang, nggak pengen kok” jawabku




















