“Abang nyetir sendiri ya, Arki tidur sini”
Aku tidur beretelanjang dengan kaki mengangkang di belakang van. Bokepi “Ilyas” jawabnya, lalu dia mengambil buku tulis di dekatku menuliskan nomer HPnya sebelum keluar van.Saat suamiku kembali masuk, aku bersender di van. Aku diam sejenak pasang tarif “Dua ratus aja bang, err sekali ini”Suamiku keluar memberi tahu si supir, “Dua ratus ribu”
Orang itu mengeluarkan dua lembar merah dari dompet menyerahkan pada suamiku. “Puas” jawabku singkat. “Abis-abisan bang, Arki dikerjain sama sopir tadi” jawabku. Itu sebabnya aku jadi terbiasa melakukan hubungan seks dengan suamiku di atas van, di pinggir jalan atau di siang hari di pasar malam saat orang-orang yang bekerja di pasar malam tidur.Penghasilan kami berjualan lumayan agak besar, itu sebabnya kami betah jualan kain.Pembeli kain kami




















