“Aduh sorry Rian, aku jadi ngerepotin banget” katanya. Bokepi “Udah, pake beberapa gelas bir” jawabnya sambil ketawa. Pelukan Rara makin erat, aku melanjutkan mengelus-elus rambutnya, kadang aku mengelus punggungnya.“Yan cium lagi dong” kata Rara. “Jadi dari jakarta kamu langsung ke xxx ?” tanyaku heran. Tapi kalo ML enaknya ada tahapannya. Aku melihat sekeliling, memang sih beberapa security dan pengunjung yang baru datang memperhatikan kita dengan tatapan aneh. “Mau yan, tapi pelan-pelan ya” jawab rara.Akhirnya Aku tempatkan tubuhku diatas tubuhnya lagi. Kadang aku tusuk kearah samping.Tiba-tiba tubuh Rara sedikit menegang, sepertinya dia ingin orgasme. Tapi sebelum tidur aku boleh peluk kamu gak ? sorry ya, kamu mabuk ya ?” tanyaku menyelidik.“Yan bisa kita berangkat sekarang gak ?




















