Memang sih dia melihat gambaran suatu sekumpulan serat-serat kecil… tapi… tidak ada artinya sama sekali bagi Ningsih… dia tidak tahu apa-apa tentang tabung tester itu… maklum saja dia belum pernah membaca lembaran ‘instruction for use’ dari tester itu. Dartowan menggapai dan memegang lengan kiri bi Nurasih dengan lembut sembari berkata, “Sebentar saja bi… disana”.Berdua mereka bergandengan tangan keluar dari kamar tamu itu. Bokepi Lalu Dartowan menarik napas lega. ‘Pasti sudah mengering’, pikir Dartowan.“Sebentar dik, kayaknya sudah bisa dilihat nih hasilnya”, katanya pada Ningsih yang ikut-ikutan tertarik jadinya, ingin juga mengetahui kondisi kesuburan dirinya. Sejak kecil itulah bi Nurasih merawatnya dengan penuh kasih sayang layaknya ibu kandungnya sendiri…Dartowan dan Desrita makan malam berdua, cepat saja kemudian Desrita kembali kekamarnya untuk belajar lagi untuk mempersiapkan




















