Pak Tommy pun mulai mempercepat genjotannya dalam anusku.“Akhhhhh….. Aku hanya menunduk dengan muka yang malu bercampur cemas.“Mhhhhh, begini Vania Angel…., saya cuma mau informasikan ke kamu, kalau hutang kamu ke kantor sudah jatuh tempo. Bokepi Saya nggak akan kasi keringanan lagi”“Sssayaaa mohon pakkk” aku berusaha menahan tangisku agar tak semakin keras.“Mhhhhh… baik… baik…. Akan tetapi, pada saat itu, aku belum berfikir untuk menjalin hubungan yang serius dengan seorang pria manapun.Hal ini disebabkan karena masih ada sisa-sisa trauma akibat perceraian yang menyakitkan tersebut. Nampaklah dua kaki dan paha mulusku telanjang, dan secarik kain celana dalam di pangkalnya.










