Aku pun tersentak sekaligus senang aku hanya tersenyum saja.Tiba-tiba tangan Surya menarik tanganku. Bokepi “Uuuhhh…” aku tidak tahan rasanya. Benar-benar suatu pesta yang sangat meriah. Setelah memberi selamat kepada Lina, aku dan suamiku pun pulang ke rumah. Setelah berbincang sejenak maka telpon kututup. Suamiku pun bangkit berdiri dan memperkenalkan diriku kepada mereka berdua. Namun kali ini yang menikah adalah Lina sahabat baikku, jadi mau tidak mau aku harus menyempatkan diri untuk menghadirinya.Pagi ini setelah bertemu dengan client, handphone-ku berbunyi lagi. “Aaacchhh…” tubuhku menegang, kepalaku tetarik ke belakang dan, “Crooottt… crooottt… crooottt…” kurasakan air mani Surya menyemprot ke dalam rahimku. Jadi aku meminta maaf kepada Lina dan aku berjanji kalau besok pada hari H-nya aku akan datang ke pernikahannya.Malamnya, aku menemani suamiku untuk dinner




















