Ia pun berbisik kepada Nina, “Nin, tadi kayak ada yang nyolek gue deh.”“Masa? hhhh” Fella hanya bisa sedikit mendesah, dalam keadaan mulutnya disumpal telapak tangan seseorang dibelakangnya. Bokep Kebetulan tuh, sebentar lagi kesini.”Fella dan Nina mengiyakan tawaran itu karena memang penasaran seperti apa muka pacar si Wiwin.Beberapa saat kemudian, kembali terdengar bunyi bel. Seolah mengetahui hal tersebut, tangan yang membekap mulutnya mulai mengendurkan pegangan dan perlahan melepaskan bekapannya. Di Jepang nanti, Fella ditugaskan untuk meliput sebuah festival adat di Jepang beserta segala keunikannya.Hari yang dinanti-nantikan tibalah juga. Fella terduduk lemas, tubuhnya terasa panas terbakar gejolak birahi.Perasaannya bercampur aduk, antara malu, terhina, marah dan nikmat.




















