“Bu, haruskah kita..”
Sebelum aku menyelesaikan ucapanku, telunjuk Bu Eni sudah menempel di bibirku, seakan menyuruhku untuk diam. Kuterima kartu nama yang berisi alamat itu.Sejenak kutermangu, kembali aku dikagetkan oleh suara Bu Eni, “Yogi, pulanglah, pakai kembali pakaianmu..!”
Tanpa basa-basi lagi, aku langsung mengenakan pakaianku, kemudian membuka pintu dan keluar ruangan. Bokepi Dikejar-kejar waktu, pesan orang tua, dosen wanita yang killer. Sampai ketemu di kost,” sahut Andi sambil meninggalkanku. Aku camkan kata-kata orangtuaku. Kurasakan milik Bu Eni yang masih agak sempit. Yogi.. oh.. Dikejar-kejar waktu, pesan orang tua, dosen wanita yang killer. Apalagi kenangan manis.Sekarang aku belajar di salah satu perguruan tinggi swasta di kota S, mengambil jurusan ilmu perhotelan. Kutarik kursi pelan-pelan, kemudian aku duduk. Kulihat Bu Eni tersenyum dan berkata lirih, “Oh..




















