Mulut Citra langsung mengerang merespon, sejenak menikmati sensasi yang diberikan Galih sebelum kembali meneruskan pekerjaan mulutnya. Bokepi Malam itu dia hanya memakai kaos putih besar hingga lututnya dan celana dalam saja untuk menutupi tubuh mungilnya.Dengan hati-hati dia membuka pintu kamar Galih, menyelinap masuk, dan menutup perlahan pintu di belakangnya. Citra mempercepat kocokannya pada penis Galih, menghentakkan bertambah cepat seiring orgasmenya yang mendesak keluar. Dia menginginkannya lagi sekarang.Mereka mendengar pintu kamar mandi terbuka dan Galih segara memasukkan penisnya kembali ke dalam celananya. Mulut Citra menyusuri leher Galih, mencari bibirnya. Citra merasakan tangan Galih berada pada vaginanya, berusaha melepaskan kancing celananya.“Jangan…” desahan lirih keluar dari mulutnya.




















