Maka Evan pun memapah Vina berjalan menuju kosnya.Kamar Vina ada di lantai 2. Apa kata orang kalo dia pulang dipapah seperti ini. Bokepi Mana ada cowo yang ikhlas kasi pejunya ke cewe kerempeng kayo elo?” tiba-tiba Evan nyeletuk pedes. Memek lo butuh udara segar kelihatannya, habis tadi gue sumpalin pake kontol gue terus”. “Komplet dah” pikir Evan. Rasa ogah & jaim sudah hilang sama sekali. Apalagi Evan mulai memelintir-melintir puting Vina yang besar dan berwarna pink. “Wah, harus cepat gw beri teknik lidah gue neh, biar si Vina makin konak hehe” pikir Evan napsu.Cepat Evan ambil posisi di depan selangkangan Vina yang terbuka. Vina sudah tidak dapat membendung konaknya sehingga desahan dan erangannya sudah berubah menjadi lenguhan.“OUUHHHHG…..




















