Gerakan pantatkoe ternyata membangkitkan birahi Handayani Poetri yg joega menimpali dgn gerakan pantatnya majoe dan moendoer, kadangkala ke arah kiri dan kanan dan sesekali bergerak memoetar, yg memboeat kepala dan gagang kemaloeankoe terasa di remas-remas oleh lubang kemaloean Handayani Poetri yg makin membasah. Bokepi Pinggangnya yg ramping lebih menonjolkan boesoengan payoedaranya yg terlihat sangat menantang. Sehingga iapoen terkena PHK.Saat aqoe melirik ke jam tangankoe, ternyata jam soedah menoenjoekkan setengah doea dini hari, dan aqoe lihat Si Handayani Poetri moelai terkantoek-kantoek, maka aqoe sarankan dia oentoek tidoer saja, dan karena sempitnya kamar ini, aqoe terpaksa doedoek di samping Si Handayani Poetri yg moelai merebahkan diri.Terlihat ramboet Si Handayani Poetri yg panjang terboerai di atas bantal.




















