‘ajarin apa sih, pak?’ tanyaku polos. Bokepi dijilatinya pula seluruh bongkah susuku, disedotnya pentilku sampai aku gemetar. kontol pak Mat enak nggak?’ tanyanya dengan terputus-2x kepuasan. seorang lagi adalah tukang kebunku yang sudah tua, Pak Mat, umurnya sudah sekitar 65 tahun, dan seorang lagi sopir papaku, namanya Bang Jun, umurnya sekitar 30 tahunan. Gerakannya semakin lama semain cepat, akhirnya dia berkata ‘aduh non, sebentar lagi aku mau keluarin pejuh ku, nanti kau rasakan gimana rasanya yah. Dia berdiri disamping tempat tidurnya dan aku duduk disamping tempat tidurnya sambil membimbing kontol yg ada di genggamanku ke arah mulut ku yg mungil dan merah itu. bukan hanya tahu tapi juga harus merasakannya. ‘wuah, non, sempit betul memekmu, sampai sakit kontolku dibuatnya, ini memang rejekiku, dapat




















