Saya menolak diciumnya karena Mang Sardi perokok jadi bau sekali nafasnya dengan bau rokok kebiasaannya.Tapi saat dia berlama-lama mencium daerah kemaluanku, saya betul-betul di awang-awang dan mengejang seperti ingin pipis tapi nikmat sekali. Saat kegiatan yang ke-3 ini kami mulai belai satu sama lain.Dia belai dada, kemaluan, paha dan punggung. Bokepi Lalu setelah saya meminumnya dia tanya begini, ”Neng Dita saat itu pernah mengulum burungnya Dedi ngga?” tanyanya polos.Aku pikir saat itu, “Dasar dari kampung, polos banget pertanyaannya.” lalu saya menganguk jujur. Ceritanya kira-kira 3 hari menjelang bulan puasa kemarin.O ya..namaku Dita, mahasiswi PTS bandung kini usiaku menjelang 21 tahun, kalo para pembaca mengikuti kisahku dari mulai Kepolosan Dita Putri dan Keponakan Mang Sardi, mungkin pembaca bisa mengikuti kisah ini dengan baik, selamat




















