Di wajahnya terlihat senyum kepuasan. Endah dan Mbak Etty mengapit aku. Bokepi Tanpa menyianyiakan kesempatan, kubuka selimut yang menutupi dadanya. Genggaman tangannya semakin erat, tapi semakin lembut. Dengkurnya halus.Beliau sudah tertidur pulas membawa mimpi indah. Tangan Sitah meremasremas payudaranya sendiri. Para Pembaca perlu tau, bahwa ketiga cowok sudah berkeluarga, tetapi hanya 1 cewek yang sudah berkeluarga, Mbak Etty atau temanteman panggil beliau Bu Etik. Lama berpisah dengan keluarga, menjadikan wanita anggun ini kehausan. Entah sengaja atau tidak, tangannya tepat di atas kemaluanku. Gerakannya liar semakin lama semakin cepat. Menahan rangsangan itu sampai gigiku gemeletuk seperti kedinginan. Bila malam hanya diterangi lampu minyak karena belum terjangkau listrik. Tak lama aku pun menyusul menuju ke pulau impian.




















