Tidak ada jawaban, hanya bahu Susan yang berguncang menahan agar tidak lebih banyak air mata yang keluar. Kepalanya makin ringan, berputaran, jantungnya masih berdenyut keras, tetapi Ia memaksakan kakinya kembali ke Bar di lantai atas untuk berpamitan dengan Andre yang berkumpul dengan teman- temannya yang lain di sebuah reserved table.”Guys, gue cabut dulu, ada urusan nih. Bokep Ke kiri dan ke kanan, lalu memutar, kejantanan Nick serasa dipijat dan ditelan sekaligus. Bye.””Bye.”Ditaruhnya kembali Nokia silver itu di sakunya. Sesekali di sedotnya bibir tersebut, membuat Susan meronta-ronta liar penuh kepuasan.”Nick, please, I canEt take it any longer. Dengan sedikit kasar di dorongnya Susan sehingga terbaring di ranjang. Bukan Susan yang merusak konsentrasinya setiap kali Ia mulai bekerja. Tessa tidak meneleponnya.




















