Setiap aku melihat dia selalu aku lihat setiap geriknya, senyumnya, tawanya, selalu terbayang. Bokepi “Terima kasih kak…aku naik angkot saja…sudah biasa kok” katanya. Gagal lagi upayaku…tapi aku sudah senang dengan melihat wajahnya dari dekat selama persalinan itu. Ujarnya halus. “Maaf Lena…aku ga konsen banyak pekerjaan…”.“Ya sudah…” ujarnay tersungut sambil mengancing kembali blousnya terus berlalu.Sore itu aku sedang membantu persalinan, sengaja aku panggil Elvita untuk mendampingiku. Dengan beberapa rayuan akhirnya aku bisa memerawani dia di sebuah hotel. aku pandangi wajahnya, perhatikan tiap lekuk tubuhnya yang membuat penisku tagang.Sore itu aku mandi di rumah kontrakannya, aku tidak pernah lupa membawa alat mandi di mobilku.




















