Biasanya Bu Sun menelponku di kantor apabila akan datang ke Jakarta dan kujemput dia di Gambir dan langsung pergi ke salah satu Hotel, sebelum dia menuju rumah anaknya…, eh.., anakku jg. Bokepi Bu Sun bukannya tdk tahu kalau sering kupandangi dgn penuh kekaguman dan ketika beberapa kali bertemu pandang, kuperhatikan dia selalu tersenyum sehingga terlihat giginya yg putih dan rata.Hari pertama kedatanganku di kota ini, setelah makan siang bersama calon besanku, Bu Sun lalu disuruh suaminya menghantarkan aku dan istriku untuk beristirahat di rumah sebelah.“Buu…, sana antar calon besan kita untuk istirahat di tempat yg sudah kita siapkan”, kata Pak Sun dan sesampainya di rumah sebelah yg masih satu halaman dgn rumah induk, tenyata rumahnyapun cukup besar dan kamar yg disediakan untukku dan




















