Tetapi dengan pandangan nakal dia tersenyum,“Lebih baik saya menunggu saja Mbak, itung-itung menemani Mbak.” Aku agak risih mendengar ucapannya itu, lebih-lebih ketika melihat tatapan liar matanya yang seakan-akan ingin menelanjangi diriku.“Bambang tidak pernah cerita kepada saya, kalau ia memiliki istri yang begitu cantiknya. Bokepi Dia hanya menjawab “Aku mencari penghasilan tambahan Rit”, jawabnya singkat.Mas Bambang makin sering pulang larut malam, bahkan pernah satu kali dia pulang dengan mulut berbau alkohol, jalannya agak sempoyongan, rupanya dia mabuk. Tetapi aku tidak pernah mengeluh. Kadang-kadang ia memberikan uang belanja lebih padaku. Aku tahu dia akan meminta ‘jatahnya’ malam ini. Itu berarti aku harus melayaninya semalam di ranjang seperti yang kulakukan pada Mas Bambang. Aku berkata terus-terang bahwa aku tidak tahu-menahu mengenai utang itu, kemudian aku menyuruhnya




















