Payah kamu. Rasanya senang punya saudara di tempat jauh.Tetapi, lama kelamaan senyumnya iitu lho yg membuatku mabok kepayg. Bokepi Inilah alasanku, mengapa aqu selalu lebiih senang dgn perempuan bertubuh mungiil. Jadi, aqu sudah tahu dan siiap untuk menjadi madumu.” jawabnya dgn centiil sembari mencubiitku.“Yg bener niih..?” tanyaqu sembari tertawa, bahagiia sekalii rasanya.Kutengok arlojiiku, sudah jam 11 malam.“Kamu nggak mau pulang nengok Papa-Mama Ke..?”“Kan sudah saya biilang, saya bolos dan kamu harus merahasiiakannya, Oke..!”Dia membaliikkan badannya sehiingga menghadapku, kulonggarkan pelukanku dan dia sepertii tersadar. Har niikmat sekalii Sayg..!”“Keke, nantii aqu semprotkan maniiku di dalam atau di luar..?”“Terserah, apa pun yg membuat kiita niikmath hegh..!”“Kalo nantii kamu hamiil giimana..?”“Biiariin, biiariin, aauchh..!”Kamii biicara sembari menggoyg badan kamii.




















