Begitulah setiap hari kami lalui berdua, tanpa komitmen apapun dan tidak lebih dari hanya sekedar pegangan tangan, cium kening, saling ngegombal satu sama lain. Semua terheran-heran melihat Evi langsung membuka pintu dan lari keluar.Bukankah paerjalanan masih jauh? Bokepi Apa sih menariknya aku hingga ada 2 gadis cantik yang memperebutkan aku. Satu jam lebih aku tunggu Tia di Teras bungalow, tp belum nongol-nomgol juga. Dilain pihak, aku juga menyayangi Evi. Sesekali bibir Tia mengecup keningku dengan hangat dan tangannya membelai lembut setiap helai rambutku. Ntar dicoba yah” Mulai pasang aksi lagi nih, pikirku. Kira-kira delapan tahun yang lalu, aku merantau ke kota udang, Cirebon.




















