ceritanya ditempat tidur sambil kupeluk. setelah terbuka bajunya, tampaklah sepasang dada yang indah….. Bokepi “Ya udah, kamu buka sedikit deh kamarnya, aku naik ke lantai dua, kalo sepi aku langsung masuk kamar deh…” katanya tak kuduga. Karena sudah beberapa kali menginap di hotel yang sama, keakrabanpun telah ada antara kami dg para petugas hotel. setelah air hangat penuh aku berendam selama seperempat jam untuk ‘merebus’ otot-otot sekaligus mengendorkannya. Masih ada dua rute lagi harus kami jalani untuk sampai ke pulau Tarakan. (beberapa office boy malah sudah hapal dengan pilot-pilot yang selalu menanyakan foto ‘artis’ baru di hotel itu…heh…heh…biasaqa…) Dan sementara ketiga “rekan’ kerjaku sudah menuju kamar masing-masing aku kembali ke mobil sebentar mengambil tasku yang tertinggal.




















