Aku lambaikan tanganku memanggil wanita itu.Duduk dekat sini, mbak. Tempat tidur springbed ukuran queen size single dengan TV dan kulkas. Bokepi Mungkin mbak belum makan makanya pusing. Kualasi kepalanya dengan bantal. Ratih langsung berbaring. Kedua tangannya memegang pinggulku dengan kencang. tanyaku lagi. Kasihan mbaknya dipukul sampe jatuhjatuh gitu kataku kalem. Hei, siapa kamu? Kamu gak capek? Aku benarbenar iba dengan keadaannya. Aku hisap dan aku gesekgesek pelan dengan gigiku. Aku melihat seorang wanita yang dipukuli oleh tiga orang lakilaki. Terlihat sekali kebahagiaan di wajah Ratih. Kami sejenak terdiam. Aku mau katakan isi hatiku tapi tertahan karena keadaannya yang sedang shock berat. Nafas kami tidak beraturan. Kamu baik sekali ia tersenyum manis sambil berbaring.




















