Sang Mbah pun menggelar serangan kilat tahap berikutnya. Bokepi Sang Mbah pun menggelar serangan kilat tahap berikutnya. “Demi mamamu sayang….demi mamamu.” Sarmadji membaringkan tubuh Lisa yang didera kebingungan dan rasa nikmat yang pertama kali dia rasakan itu ke karpet. Melihat mangsanya dalam kendali, Dukun Sarmadji semakin berani. Perhitungannya, tak lama lagi, Sang Nyonya akan tidak mampu berdiri karena melayang di antara alam sadar dan bawah sadarnya.Setelah membaringkan mangsanya, Dukun Sarmadji meneruskan rangsangannya. Hong Silawe,Hong Silawe. Tanpa bisa mengontrol dirinya, tanpa terasa tangan Lisa sudah menjambak rambut panjang sang dukun. Sarmadji sudah tidak begitu menggubrisnya.




















