Alangkah kagetnya aku, soalnya itu adalah orang yang aku tabrak tempo hari. Bokepi ,hingga derit dipan itu terdengar. Lalu ia diam Aku pun diam saja saat itu, hingga sampai di rumah. Sesampai dirumah aku terus terbayang sensasi kejadian tadi sore itu. Pak Rojak kuajak makan.Kami duduk berhadap hadapan, ia pandangngi terus mataku. Beberapa hari kemudian, datanglah sopir yang dicari Mas Hendra itu. Aku pun tanpa kusadari dari tadi telah pula klimax. Alangkah kagetnya aku, soalnya itu adalah orang yang aku tabrak tempo hari. Kalau dilihat, gubuknya seperti rumah dukun dan didindingnya ada semacam tulang2 dan bau menyan. Jika ia pulang sore harinya,aku merasa ada yang hilang dalam hidupku. Aku diam saja saat itu, aku begitu karena pikiranku sudah kosong dan dalam diriku ada




















