Tapi kurasakan tangan Bu Miranti perlahan mencengkram erat dikedua jariku dan dia diam saja. Bokepi Semua itu membuatku pingin marah saja rasanya.Tetapi sebelum seremoni perkawinan itu usai tiba-tiba pembantu Bu Miranti, yang biasanya aku panggil mbak Suti datang mengabarkan bahwa barusan dia terima telepon dirumah yang mengabarkan adik Pak Bagong yang tinggal di kota P mengalami kecelakaan lalu lintas. Kupeluk dia. Hening. Kedua tangannya memegangi bagian belakang kepalaku seolah takut aku melepaskan ciuman bibirku. Tapi saat kulihat Bu Miranti tengah berdiri menikmati ikan-ikan hias aquariumnya.Tiba-tiba aku ingin menggodanya. Aku pindah duduk dikursi panjang lantas mematung memperhatikannya. Bu Miranti beranjak pergi katanya mau pipis.




















