Tidak berapa lama, Felix menjerit dengan keras sedangkan Fitri tubuhnya mengejang. Bokep “Nggak berani, takut lecet” jawabku. Ia mengambil handuk kecil lalu dibasahi dengan air kemudian ia membersihkan sisa-sisa shaving cream dari selangkanganku.“Bagus kan?” kata Fitri. Aku langsung menyambutnya dan mulai mengulum kemaluannya. Dalam hati Aku bertanya-tanya bukankah setiap kali pria ejakulasi pasti kemaluannya akan lemas? Berkali-kali kemaluan Felix keluar masuk dalam kemaluanku sedangkan Fitri terus menerus mencium bibirku. Aku duduk di meja rias sambil menyisir rambutku yang panjang. Semua bercampur aduk. “Pernah kepikiran enggak mau ML?” Fitri kembali bertanya. Klitorisku dihisap dengan keras sehingga nafas Aku tersentak-sentak. Kita bertiga tertidur sampai jam 5 sore. Kenapa Felix tidak lemas-lemas? Di malam hari selesai makan malam, kita berempat nonton TV dikamar Fitri.




















